Ncuhi News

Halaman

    Social Items

Bima, Ncuhinews.com - Penjaringan kesehatan (skrining siswa SD) kembali dilaksanakan oleh BLUD Puskesmas Payi di SDN Inpres Oi Tui melalui layanan 8 Indikator Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Kegiatan rutin ini bertujuan mendeteksi dini berbagai masalah kesehatan pada peserta didik agar tidak menghambat tumbuh kembang maupun proses belajar mereka di sekolah. Seluruh layanan terkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bima melalui BLUD PKM PAYI. Salah seorang petugas Puskesmas Payi, Bahrina SKM, menjelaskan di depan para siswa tentang Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Delapan Indikator Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di sekolah adalah :
1. Mencuci Tangan menggunakan air mengalir dan sabun. 2. Membuang Sampah pada tempat yang disediakan. 3. Menimbang Berat Badan dan Mengukur Tinggi Badan secara berkala (setiap bulan). 4. Tidak Merokok di lingkungan sekolah.5.Memberantas Jentik Nyamuk secara rutin di lingkungan sekolah. 6. Olahraga Teratur dan terukur. 7. Menggunakan Jamban/Toilet yang bersih dan sehat. 8. Mengonsumsi Jajanan Sehat di kantin atau warung sekolah. Dan juga penjelasan tentang bahaya Narkoba.
Selain itu, petugas turut melakukan pengecekan kesehatan umum, mencakup kebersihan pribadi seperti kondisi kulit, kuku, dan rambut, serta memantau tanda-tanda penyakit menular .
 Pemeriksaan kesehatan mental dan emosional juga menjadi bagian penting untuk memantau perkembangan perilaku dan emosi siswa. Menurut Bahrina, SKM, Kegiatan ini sangat penting dilakukan secara berkala agar potensi gangguan kesehatan dapat segera tertangani. “Semakin cepat dideteksi, semakin mudah diperbaiki. Tujuannya agar anak-anak dapat berkembang optimal dan belajar dengan nyaman,” ujarnya. Masyarakat dapat memantau jadwal penjaringan kesehatan melalui sekolah masing-masing atau berkonsultasi langsung dengan petugas puskesmas. (Bahtiar)

Deteksi Dini Kondisi Kesehatan Mirid, SDN Inpres Oi Tu'i Kec. Wera Lakukan Skrining Kesehatan

KOTA BIMA, Ncuhinews.com – Warga Lingkungan Gindi, Kelurahan Jatiwangi, Kecamatan Asakota, digemparkan oleh penemuan mayat seorang laki-laki di semak-semak dekat SMPN 7 kota bima, pada Minggu, 10 Mei 2026, sekitar pukul 16.30 WITA, tak lama setelah waktu Ashar. Menurut keterangan salah seorang penduduk setempat, mayat itu pertama kali terlihat  oleh bapak Syafrudin beliau Menemukan sesuatu yang mencurigakan,  dan memberi tahu masyarakat setempat. “ada sosok mayat lelaki berpakaian hitam , warga Gindi lalu menuju TKP. Saat diperiksa, tubuh pria itu tampak memiliki tanda tato bertuliskan nama Rangga. Beberapa orang menduga korban berasal dari wilayah Kelurahan Melayu, meskipun identitas pastinya belum terkonfirmasi. Beberapa penduduk setempat menduga mayat itu sengaja ditinggalkan di lokasi tersebut. Namun, keterangan resmi mengenai motif pembuangan atau kejadian di balik temuan masih belum terungkap, 

Sementara itu, pihak kepolisian telah tiba di tempat kejadian dan tengah melakukan penyelidikan lanjutan untuk memastikan identitas korban, serta mencari petunjuk tentang apa yang terjadi dan siapa yang terlibat. Polisi juga meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi, serta menyerahkan seluruh proses penyidikan kepada aparat yang berwenang. ( Bahtiar)

Penemuan Mayat Gegerkan Warga Kota Bima

Wera Bima, Ncuhinews - Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah melaksanakan kegiatan visitasi akreditasi di SDN Inpres Oi Tui selama dua hari, yakni pada tanggal 6–7 Mei 2026. 
Kegiatan ini merupakan bagian dari evaluasi kualitas dan kinerja sekolah-sekolah di Kecamatan Wera, termasuk SDN Inpres Oi Tui sebagai salah satu sekolah yang mengikuti proses penilaian akreditasi tahun ini.
Tim asesor yang hadir dalam kegiatan tersebut adalah Bapak Dr. Syarifudin dan Bapak Firdaus,S.Pd.M.pd. yang merupakan representasi BAN-S/M Provinsi NTB untuk melakukan asesmen terhadap SDN Inpres Oi Tui dan beberapa sekolah lainnya di Kecamatan Wera.
Proses akreditasi menjadi salah satu instrumen penting dalam mengevaluasi mutu pendidikan secara menyeluruh. 

Penilaian mengacu pada standar kualitas dan kinerja pendidikan yang mencakup tiga komponen utama, yaitu Indikator Pemenuhan Mutlak (IPM), Indikator Pemenuhan Relatif (IPR), dan Data Isian Akreditasi (DIA) berupa indikator kinerja sekolah. Seluruh data terkait ketiga komponen tersebut diinput dan diunggah secara daring melalui aplikasi Sistem Penilaian Akreditasi Sekolah/Madrasah (Sispena-S/M).
Kepala SDN Inpres Oi Tui, Suhardi, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada para asesor atas kehadiran dan arahan yang diberikan. Ia juga mengapresiasi dukungan seluruh dewan guru serta pihak terkait lainnya yang telah bekerja sama dengan baik sehingga seluruh persiapan akreditasi dapat berjalan lancar.
Selama dua hari pelaksanaan visitasi, para asesor melakukan berbagai rangkaian kegiatan yang bertujuan mencocokkan data kualitas dan kinerja sekolah yang telah diunggah pada Sispena dengan kondisi nyata di lapangan. Pada hari pertama, 6 Mei 2026, asesor lebih fokus melakukan observasi kegiatan belajar mengajar (KBM) di kelas, pemeriksaan fasilitas dan sarana prasarana sekolah, telaah dokumen kurikulum dan administrasi, serta wawancara dengan guru, komite sekolah, dan siswa.
Sementara pada hari kedua, 7 Mei 2026, kegiatan asesmen lebih difokuskan pada visitasi administrasi kepala sekolah serta wawancara lanjutan bersama kepala sekolah dan para guru. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan.
Dalam sambutan penutupan, kedua asesor menyampaikan apresiasi atas kesiapan dan kerja sama seluruh warga sekolah selama proses akreditasi berlangsung. Selain itu, para asesor juga memberikan berbagai masukan yang membangun demi kemajuan SDN Inpres Oi Tui ke depan.
Dr. Syarifudin menyampaikan bahwa fasilitas sekolah dinilai sudah sangat lengkap, namun pemanfaatannya masih perlu lebih dimaksimalkan agar dapat menunjang peningkatan mutu pembelajaran secara optimal.
Sebagai penutup kegiatan, Kepala SDN Inpres Oi Tui kembali menyampaikan ucapan terima kasih kepada para asesor yang telah melaksanakan asesmen di sekolah tersebut. Ia berharap hasil akreditasi tahun ini dapat meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, pihak sekolah juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan.
Kegiatan visitasi akreditasi kemudian ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Bapak Bahtiar,S.Pd.
 Besar harapan seluruh warga sekolah agar hasil akhir akreditasi tetap berada pada kategori baik dan mampu menjadikan SDN Inpres Oi Tui sebagai sekolah unggul di Kecamatan Wera.
(Bahtiar)

AKREDITASI DI SDN INPRES OI TUI BERLANGSUNG LANCAR DAN SUKSES


Bima, Ncuhinews.com-Kegiatan Safari Ramadan tingkat Kecamatan Wera kembali dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi antara pemerintah kecamatan dengan masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Al Muhajirin Desa Mandala yang letaknya bersebelahan dengan Kantor Camat Wera pada 5 Maret 2026.
Safari Ramadan ini dihadiri langsung oleh Camat Wera bersama unsur Muspika Kecamatan Wera, Danpos Ramil, Kapolsek, anggota Pol PP, para kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta Masyarakat Desa Mandala dan Tawali yang turut memeriahkan kegiatan keagamaan tersebut.
Pada kesempatan itu, ceramah Ramadan disampaikan oleh Ustadz Fahrir, S.Ag. Dalam ceramahnya beliau mengangkat tema “ *Puasa mampu membentuk iman dan takwa dalam diri* .” Ustadz Fahrir menjelaskan bahwa ibadah puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi sarana untuk melatih kesabaran, memperkuat keimanan, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Suasana ceramah berlangsung dengan penuh khidmat meskipun di tengah kegiatan turun hujan lebat yang menyebabkan banjir besar di area yang berada tidak jauh dari Masjid Al Muhajirin. Namun kondisi tersebut tidak mengurangi semangat jamaah untuk tetap mengikuti rangkaian kegiatan Safari Ramadan hingga selesai.
Setelah ceramah agama berakhir, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan sholat tarawih dan witir berjamaah. Sholat dipimpin oleh Ustadz Suparman, S.Pd.I yang mengimami jamaah dengan penuh kekhusyukan.
Melalui kegiatan Safari Ramadan ini diharapkan dapat memperkuat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan semangat masyarakat Kecamatan Wera dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan. (Bahtiar)

Safari Ramadhan Kecamatan Wera Digelar Di Masjid Al Muhajirin Desa Mandala

Kota Bima, Ncuhinews.com- Hari kedua pembelajaran dalam bulan Ramadhan 1447 H, guru-guru SDN 24 Rabangodu Utara Kota Bima mengawalinya dengan apel pagi yang dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah yang baru Bapak Suhardin, M. Si. Kegiatan apel pagi ini merupakan hal baru bagi guru dan pegawai di sekolah tersebut, karena baru pertama kalinya dilaksanakannya. "Sebelumnya tidak pernah dilaksanakan apel begini", ujar beberapa orang guru peserta apel.
Dalam arahannya, Suhardin menjelaskan bahwa kegiatan apel ini merupakan ketentuan dari pimpinan daerah dengan tujuan untuk mengetahui kelengkapan personil, sarana menyampaikan informasi, dan instrumen membina kedisiplinan. "Awalnya memang terasa berat, karena belum terbiasa, tapi kalau terus-menerus dilakukan dengan tulus,  insya Allah pasti bisa dan terasa enteng," jelas Ketua PGRI senior Kota Bima ini. "Terasa berat karena belum pernah dilakukan dan belum tahu manfaat dan tujuan pelaksanaan apel" lanjut mantan kepala SDN 5 Rabangodu Utara yang dikenal familiar dan friendly ini.
Dalam kesempatan itu, tokoh pendidikan asal Sape Jia ini menyampaikan beberapa poin penting dari hasil Rakor para kepala sekolah dengan jajaran Dinas Dikpora Kota Bima yang digelar di Rumah Dining pada Senin (23/02/2026), yaitu pentingnya kedisiplinan digalakkan di sekolah, dukungan terhadap program pemerintah seperti program BISA, ASRI, MAI TAKAKURA dan lain-lain. Suhardin juga meminta agar guru-guru bekerja dengan hati, niatkan untuk beribadah, bekerjasama dan sama-sama bekerja, serta semangat berkolaborasi untuk mewujudkan transformasi pendidikan di SDN 24 Rabangodu Utara yang lebih baik. "Mari kita bekerja dengan meluruskan niat untuk beribadah dan mengharap rahmat dan ridho Allah SWT, bukan sekedar mengugurkan kewajiban dari hak-hak yang diterima," pungkas Suhardin. (@r7)



Awali Pembelajaran Hari Kedua, Guru-Guru SDN 24 Rabangodu Utara Kota Bima Gelar Apel Pagi Perdana

Bima, Ncuhinews.com-Dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Bima, yang dipimpin oleh Wakil Bupati Bima melakukan kunjungan resmi ke wilayah Kecamatan Wera pada Senin malam (23/02/2026). Kegiatan utama dipusatkan di Masjid Nurul Hidayah Kecamatan Wera, yang berada di Desa Tawali.
Sebelum melaksanakan rangkaian ibadah dan temu masyarakat, rombongan Bupati dan Wakil Bupati terlebih dahulu menghadiri acara buka puasa bersama yang bertempat di Kantor Camat Wera. Suasana penuh kebersamaan tampak jelas ketika para tokoh masyarakat, aparat pemerintah, dan warga setempat berkumpul menyambut kedatangan pimpinan daerah.
Selepas buka puasa, rombongan bergerak menuju Masjid Agung Nurul Hidayah untuk melaksanakan shalat Isya dan tarawih berjemaah dengan masyarakat. Dalam kesempatan ini , Wakil Bupati Bima menyampaikan pentingnya menjaga kerukunan, memperkuat ukhuwah Islamiah, serta memanfaatkan momentum Ramadan untuk meningkatkan kualitas iman  dan taqwa kepada Allah SWT, Beliau juga, sebelum di mulainya acara memberi wakaf Al Qur'an.
Warga Wera menyambut baik kedatangan  Wakil Bupati Bima ini  dianggap sebagai bentuk kedekatan pemerintah dengan masyarakat di wilayah Kecamatan Wera. Safari Ramadhan kali ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat serta memperkuat semangat kebersamaan dalam menjalani bulan suci. (B4ht1@r)

Wakil Bupati Bima Safari Ramadhan Perdana di Kecamatan Wera

Kota Bima, Ncuhinews.com — Peristiwa tanah longsor terjadi pada Kamis siang (22/01/2025), sekitar pukul 12.13 WITA, di wilayah Kelurahan Jatibaru Timur, Kecamatan Asakota, Kota Bima. Longsoran tanah yang membawa sebuah batu berukuran besar tersebut menghantam sebuah kios di Jalan Lintas Ncai Kapenta dan menimpa pemilik kios bersama kedua anaknya.
Korban diketahui bernama Ningsih (41) beserta dua anaknya yang pada saat kejadian sedang beristirahat di dalam kios tempat mereka berjualan. Akibat tertimpa material longsoran, ketiganya mengalami luka-luka dan segera dievakuasi warga sekitar.
Pemerintah Kelurahan Jatibaru Timur bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan ketua RT setempat langsung turun ke lokasi kejadian untuk memastikan kondisi korban serta memeriksa situasi di titik longsor. Setelah proses evakuasi, Ningsih dan dua anaknya dilarikan ke RSUD Kota Bima untuk mendapatkan perawatan intensif dari tim medis.
Pihak kelurahan mengimbau masyarakat, khususnya para pengguna Jalan Lintas Ncai Kapenta, agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas di area tersebut, terutama pada musim hujan yang meningkatkan risiko terjadinya longsor. (B@htiar)

Tanah Longsor Timpa Kios di Jatibaru Timur, Seorang Ibu dan Dua Anaknya Alami Luka-Luka